#301: Tersesat

Kang Andi saat ini sedang berpikir tentang sebuah perjalanan kehidupan ini dengan judul yang singkat dan memiliki arti negatif. Tapi ini bukanlah sebuah aliran atau kepercayaan ya?

Tersesat yang kang Andi maksud adalah seperti ini, contoh :

A: Seseorang yang kuliah tinggi dan ternyata setelah bekerja, bidang yang digelutinya malah jauh dari apa yang dia pelajari saat menimba ilmu.

B: Seseorang yang bekerja keras namun apa yang dilakukannya ternyata membuat dia selamanya berada di bawah kaki perusahaan dan saat di PHK setelah puluhan tahun bekerja dia tidak memiliki bekal apa-apa.

C: Seseorang yang mempelajari sesuatu yang sebetulnya bukan bidangnya sehingga pada akhirnya, tenaga, pikiran dan waktu terbuang percuma saat dia kehilangan sesuatu barulah dia sadar, kemana aja sih, gue?

D: Seseorang yang berusaha mati-matian mengaet seorang wanita sampai semua pikirannya terfokus dan terpusat padanya sehingga dia tidak memikirkan dirinya lagi. Namun akhirnya, wanita itu di rebut orang lain.

Dan banyak lagi….

Ada apakah gerangan dengan Kang Andi. Apakah Kang Andi tersesat???

Ini sebenarnya mungkin terjadi kepada semua orang yang tengah menjalani kisah kehidupannya. Apabila memang tersadar dan baru ngeh bahwa ternyata sudah terlanjur tersesat. Mungkin anggaplah semua itu sebagai pelajaran dan menjadikan esok hari menjadi lebih baik. Bukankah begitu?… 🙂

“hmmm…” Sambil merenungi dan meresapi malam ini dengan sebuah teh hangat.

Iklan

9 thoughts on “#301: Tersesat

  1. kita semua intinya adalah “pengikut” , minimal mejadi pengikut atas hawa nafsu kita. so, bagaimana kalau sekrang kita menjadi pengikut para pendahulu kita yang sudah terbukti sukses dunia-akhirat ?

  2. Tidak ada yang sia-sia kok kang. Misalnya kang Darin belajar jadi engineer ternyata malah ntar jadi teknisi di telekomunikasi. Toh waktu jadi engineer ada nafkah yang disedekahkan pada keluarga, punya laptop salurkan bakat nulis, gambar dan kita jadi kenal kang Darin.

    Allah berfirman apapun yang terjadi tetap beribadah. Usaha sekecil apapun tidak ada sia-sia. Minimal ada HIKMAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s