#254: Menikmati Keindahan Malam di Sungai Cisadane

Sekalipun Kang Andi sudah lama tinggal di Tangerang tapi memang sama sekali belum merasakan nongkrong di pinggiran Sungai Cisadane. Sungai Cisadane sendiri merupakan salah satu sungai utama di Propinsi Banten dan Jawa Barat.

Berhubung Minggu malam, 16 Januari ini ada kumpul bareng dengan para pandawanya Blogger Tangerang. kang Andi,Β Payjo, Eby dan zanu. di pinggiran sungai Cisadane tepatnya belakang Mall Robinson. Maka Kang Andi sekalian aja menikmati keindahan sungai Cisadane dalam remang-remang lampu dan rembulan. Maklum kalo di siang hari malah terlihat keruh dan kotor.

Keadaan sekarang berbeda dengan beberapa tahun lalu karena sekarang lebih maknyus dengan beberapa tempat duduk yang bertebaran walaupun kesannya memang pas untuk pasangan kekasih yang sedang dilanda kasmaraan. Tapi seengganya tempatnya terbuka, sehingga engga dijadikan hal-hal yang diinginkan. :mrgreen:

Semakin malam suasana ternyata makin menghangat setelah di usir oleh pedagang pempek yang mau tutup dengan obrolan ringanΒ seputar wilayah daerah tersebut yang dahulunya di masa lalu terkenal dengan keganasan kejahatannya. Sepi dan gelap. Itu dulu sekarang sudah rame banget.

Entah kenapa tempat ini yang dijadikan sasaran, nampaknya Payjo, komandan Blogger ingin survey langsung sisi-sisi kehidupan malam di pinggiran sungai Cisadane tapi memang malam itu obrolan benar-benar terbantu dengan keindahan Cisadane πŸ™‚

“hmmm…” Besok kalo kopdar di makam keramat gimana tuh? #gubraks πŸ˜†

Iklan

64 thoughts on “#254: Menikmati Keindahan Malam di Sungai Cisadane

  1. ………………………………TANGERANG Pos Kota Warga yang tinggal di tepian Sungai Cisadane di jantung Kota Tangerang berharap pemborong pelaksana penurapan beton sungai itu memasang tangga dalam jumlah banyak diturap-turap beton untuk memberi pertolongan pertama bila ada warga yang tercebur ke sungai..Sejulah warga yang tinggal di tepian Sungai Cisadane kemarin mengutarakan dengan pembuatan turap beton tebal memang membat alur sungai besar itu menjadi kokoh tak mudah dijebol banjir dan menjadi indah.

  2. AIh, muka saya diekspose berlebihan. Padahal kalo mau sampe pagi saya mau aja tuh kalo Aondi nggak ditelponin terus. Tapi harus ada jagung bakar dan wifi, mantaps! :mrgreen:

  3. hahahahahahaha…. buat kang eby… sekarang bidadari udah beli mesin cuci sama jetpump… jadi ga ke cisadane lagi dah…
    buat om payjo,… gakgakgak…
    buat om andy… 1000 $ = 9 juta… wah… mudah2an kecapai deh… jgn lupa saya beliin bakso kalo udah kesampean…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s