#203: Notes yang tercecer

Dulu sekali saat dunia digital dan internet belum seheboh ini, kang andi selalu menulis sebuah catatan kecil di sebuah kertas. Entah itu di buku, robekan kertas ataupun dari lembaran-lembaran kertas kecil yang ada. Mungkin yang berupa kertas-kertas itu boleh di sebut sebagai Notes. Dan apa yang di tulis berantakan dan bermacam-macam karena mengunakan tulisan tangan yang mirip cakar kucing. Isinya baik itu sebuah curhat, puisi, planning, dan lainnya tergantung kondisi hati kang andi. Apa yang kang andi rasakan itu yang kang andi tulis.

 

via google images by greenlights.wordpress.com

Sulit juga mengumpulkan semua notes-notes itu karena entah ada di mana, hilang bersama sampah-sampah kertas lainnya. Jika membuka kembali sebuah buku usang yang masih tergeletak di gudang dan membacanya, ada rasa malu juga kenapa kok hal kayak gini kang andi tulis apalagi jika tulisan saat masih zaman pacaran dulu. Kalo anak muda yang bacanya pasti bilang “lebay”, ya begitulah daripada jadi unek-unek.

Namun sekarang zamannya sudah berbeda dengan adanya sosial networking berupa STATUS, karena sekarang kang andi engga pernah menulis di sebuah kertas tapi di STATUS. Lihatlah berapa banyak notes status yang tercecer di sana? (klik gambar untuk memperbesar)

Begitu banyak pesan singkat yang berupa status-status engga jelas kang andi yang secara engga langsung sudah menyampah di dunia maya, coba bayangkan jika di antara ribuan sampah itu ada hal pribadi dan bisa juga tumpukan catatan kang andi justru di manfaatkan orang lain. Lebih ringannya sampah-sampah itu jadi bahan eksperimen dan sejarah di masa depan :mrgreen:

Mari kita tinggalkan sebentar notes-notes tercecer itu, Adapun buku catatan yang dulunya adalah teman setia sekarang sudah berubah wujud jadi Blog dan kini buku itu sudah tidak di update cukup lama :mrgreen:

Namun memang jika dulu apa yang kang andi tulis cukup di baca oleh diri pribadi, sekarang malah bisa di baca oleh semua orang yang berada di belahan bumi manapun.

Positifnya kita bisa memiliki media yang bisa memperluas dunia kita dan juga memperkenalkan diri kita kepada dunia, namun negatifnya dunia bisa membuat diri kita telanjang bulat-bulat. Nah loh?

“hmm…” sambil mengingat di mana kertas yang di tulis tadi ya? duh padahal isinya daftar no hape selingkuhan semua.

Iklan

19 thoughts on “#203: Notes yang tercecer

  1. Bener kang, sekarang blog dan status jejaring sosial dah jadi tempat yg asyik tuk sekedar coret-coret hehe. Tapi ya gitu, resiko dunia online adalah semua serba terakses, jadi kudu hati2.

    Mungkin ini efek dari sifat manusia yang ingin ‘didengarkan’ ya Kang? Twitter dan Facebook kan pendengar yang paling setia? 😀

  2. aku udah komen tapi kok masuk ke artikel sampah ya… soalnya komennya abis ngeklik memperbesar gambar yang diberi nama sampah…

  3. anu loh… catatan2 kecil dimana2 itu kadang memberikan inspirasi kita dalam bekerja 🙂

    bisa di kertas, bungkus obat nyamuk, kertas rokok, tembok hihihihi

  4. Mas Andi, untuk Facebook kalau saya sendiri da jarang untuk nulis Notes, pun untuk update status da amat jarang. Benar seperti Mas Andi bilang. Saya takut semakin telanjang saja di mata kawan-kawan saya. Karena meski lewat update status pendek sejatinya tanpa kita sadari status itu lebih menjadi cerminan diri kita ketimbang tulisan kita di blog. Karena apa? Karena nulis di blog meski juga jujur tapi sedikit terbungkus oleh kepiawaian nulis dan kemampuan mengolah kata kita.

    • betul, apalagi kalo di bungkus pake balutan sutra :mrgreen:

      semoga bisa berhati-hati saja buat kita, walaupun jujur saya juga masih sering lupa saking seringnya update status :mrgreeen:

  5. Setelah nge blog saya jarang update FB, twiter pun baru saya bikin jarang update juga.
    Tapi bagus juga kalo curhat dapat uang (mas agus), curhat dapat pahala (mas Marsudiyanto)… hehe

  6. Ping-balik: Posting Yang Tercecer | AndiSakab.Net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s