#198: Lele oh lele

peternakan lele

Bermula dari sebuah postingan om agus tentang Mitra Tani Lele yang ternyata mendapatkan antusias luar biasa dari yang lainnya untuk menindaklanjuti lebih dalam, akhirnya pada 14/11-2010 kita eksekusi acara di peternakan lele.

Banyak hal yang kang andi dapatkan saat di sana terutama memang yang namanya pecel lele adalah salah satu makanan favorit kang andi. Nah, di acara itu kang andi baru tahu seluk beluk lele itu sendiri. Ternyata selain enak di konsumsi juga bisa jadi peluang usaha yang tidak begitu membutuhkan modal banyak, cukup tempat dan keuletan.

Masalah tehnisnya bisa sobat baca di artikelnya om agus yang berjudul “Mitra Tani Lele Cikupa Tangerang Peluang Usaha & Hobby” karena kang andi engga akan menceritakan detilnya cuma sedikit tentang pengalamannya saja.

Lele ini memiliki pasar yang cukup luas, kebutuhan di setiap pasar sendiri bisa mencapai berton-ton berbanding jauh dengan para petani lelenya. Coba bayangkan ternyata wilayah Tangerang sendiri masih harus di pasok dari para petani di daerah Bogor dan daerah lainnya.

Sayangnya memang banyak yang belum memanfaatkan peluang ini. apakah ada yang mulai berpikir untuk terjun ke usaha pembudidayaan lele?

Ekspedisi lele pun engga cuma sampai di situ, pada 20/11-2010 kang andi yang bersama Kang kombor survey tempat untuk acara perhelatan pada 5/12-2010 mendatang di daerah Ciakar – Cikupa yang menurut kang kombor adalah tempat yang pas buat acara, mengingat tempat yang kita cari ialah outbound. Ternyata tempat itu sudah berubah menjadi peternakan lele, lokasinya di samping danau Ciakar.

kang kombor sedang mengamati peternakan lele

Akhirnya belajar lagi tentang lele dengan pemilik tempat ini yang biasa di panggil oleh kang kombor, Bapak Irwan Karamba. Dan tenyata memanfaatkan karamba di danau sebagai tempat pemeliharaan lele loh. Menurut beliau biaya produksi dengan keramba justru lebih kecil dibandingkan membuat dari kolam terpal atau kolam galian, khusus untuk pembesaran loh.

 

karamba lele

Engga cuma itu ternyata lele-lele ini juga di kirim ke aceh dan luar pulau juga melalui pesawat bahkan beliau pernah mengirim dengan pesawat yang mana semua lele yang dipaketkannya itu mati semua karena kurang cermat memperhitungkan jumlah lele dengan luas kotak untuk paket tersebut. :mrgreen:

Ya, namanya juga belajar semua harus melalui proses.

“hmmm..” ternyata kenyang juga ya makan pecel lele. pesen lagi ah!

Iklan

10 thoughts on “#198: Lele oh lele

  1. belajar wirausaha memang membuka wawasan. selama masih ada pasar yang membutuhkan, ada modal, ada niat terus banyak belajar dari yang sudah berpengalaman. adalagi yang saya sering baca dari pengalaman org2 sukses, menggunakan hati, jadi melakukan semuanya dengan senang. sehingga naik turun usahanya tidaklah membuatnya patah semangat, karena dilakukan dengan hati senang.

  2. Di pinggir danau tadinya ada saung. Sayang saungnya dibongkar oleh Pak Irwan Karamba karena sering disalahgunakan muda-mudi untuk pacaran.

    Hmm… pacaran di pinggir danau memang romantis.

  3. Ping-balik: #211: Gagal donor saat kopdar KBBC ke 10 « Personal Daily

    • khan suhu kolamnya juga dijaga. Jadi ga bakal cepat mati. ini untuk pembenihan sedangkan pembesaran di kolam tanah soalnya terpal tidak kuat menahan lele yang sudah dewasa itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s