#170 : 650 tweet dan 165 post

tweet copyJika melihat maskot twitter yang berupa burung, entah burung apa? mengingatkan pada sebuah kicauan merdu di pagi hari. Mungkin inilah keunikan twitter sebagai media untuk microblogging. Hampir menyerupai blogging pada umumnya namun di batasi 140 karakter layaknya kicauan merdu headline bagian bawah di acara berita stasiun televisi. Singkat, padat, eneg.

Semenjak pertama buka account twitter sampai sekarang ternyata udah ada 650 tweet. Jauh dibandingkan dengan lainnya yang udah ribuan bahkan jutaan, mungkin.

Sedangkan di blog ini, hanyalah 165 post. Padahal jika di lihat dari umur yang paling tua adalah blog ini.

Tanya kenapa?

Menulis pesan singkat ala status ternyata lebih maknyus di bandingkan harus menulis posting blog yang konon katanya harus panjang.

Ini sebenarnya hanya sebuah warning buat saya pribadi, kenapa saya engga bisa posting blog seperti posting di twitter dalam artian konsistensi. Melihat dari 365 day blog project yang hanya butuh 1 postingan setiap hari, engga lebih. Juga tidak harus panjang-panjang cukup buat dokumentasi perhari saja yang berasal apa yang saya pikirkan hari ini dan harus di tulis sebagai pengingat di masa yang akan datang.

“hmm…” sambil menikmati suara hujan di sore hari

Iklan

7 thoughts on “#170 : 650 tweet dan 165 post

  1. Yah memang antara tweet dan posting punya pembeda yang cukup signifikan. Menurut ku dengan ngeblog bisa meraih hasil long term dibanding shortTerm (tweet) namun kedua memang hal hal yg powerfull

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s