#53: Catatan Kunjungan KBBC Juni 2010 part 3

Berlanjut ke Museum Kepurbakalaan Banten Lama. Lokasinya tepat di dekat Masjid Agung Banten Lama (sebelum tempat parkirnya). Biasanya para pengunjung yang datang umumnya langsung menuju Mesjid Agung namun karena terbatas waktu kami langusung bergerak ke Museum. Seperti Om payjo dan Mbak triyani yang jalan duluan terlanjur meluncur ke Mesjidnya. Mau engga mau mereka putar arah lagi ๐Ÿ˜€

Sebelum kita masuk ke Museum, para anggota berphoto-photo bersama dulu di depannya bersama meriam ki Amuk. Bintang yang masih tidur harus saya gendong gantian bersama istri. lumayan berat juga ๐Ÿ˜€

Setelah semua berkumpul akhirnya kita masuk ke Museum dengan terlebih dulu bayar tiket masuknya. Masalah tiket di tanggung dulu oleh Om Kombor. Sambil menunggu Guide (pemandu) dari Museumnya kita melihat-lihat terlebih dahulu di dalam. Ada beberapa lukisan-lukisan terpajang rapi dan beberapa ornamen-ornamen yang terlihat begitu masuk.

Beberapa anggota sudah ada yang membidik setiap sudut dari museum dengan kamera digitalnya. Begitu Guide datang dengan megenakan batik dan kacamata gaulnya. Kami pun berkumpul. Sang pemandu alias Bpk. Guide (lupa namanya) mulai menjelaskan sejarah dan cerita tentang setiap lukisan dan ornamen yang ada di museum.

Beberapa anggota ada yang keluar duluan. karena suasana di dalam museum agak sedikit panas. Tampaknya harus di pasang AC kali ya? Dengan serius kami pun menyimak setiap penjelasan dari sang Bpk. Guide dari awal tempat kami masuk sampai akhir pintu Museum. Beberapa pertanyaan dan humor jenaka pun muncul saat melihat dan mendengarkan cerita tentang benda-benda di museum.

“Jadi semua benda -benda yang ada di museum ini adalah hasil dari penemuan yang di dapat dari lapangan atau di daerah sekitar Banten Lama dan reruntuhannya”; Di salah satu keterangan yang saya tangkap dari sang Bpk. Guide.

Banyak yang saya dapatkan dari Museum ini, seakan bisa melihat secara garis besar seperti apa keadaan Zaman kerajaan Banten tempo dulu. Beberapa gambaran kejadian di masa itu seakan terlihat jelas di dalam imajinasi dan benak saya.

Setelah semua selesai dan keluar dari museum, kami pun langsung berphoto bersama di depan museum lagi sebagai kenangan terakhir dan tidak lama ternyata di situ kedatangan Club Motor Harley Davidson.

Pasukan yang terlah berkumpul di parkiran akhirnya meluncur menuju tempat berikutnya. yaitu Kuil Dewi Kuan Im dan reruntuhan Keraton Kaibon, seperti yang saya tuliskan di part 2 maka kita cuma lewat aja.

Dan langsung menuju tempat penjual sate bandeng untuk oleh-oleh di rumah, yang paling banyak pesen adalah Mbak triyani. ๐Ÿ™‚ Saya tidak ikut ke dalam dan menunggu bersama yang lain di luar soalnya masalah milih-memilih saya serahkan kepada istri saya saja . Lokasi tempat membeli Sate Bandeng adalah di sebuah rumah yang merupakan salah satu produsen Sate Bandeng untuk penjual-penjual yang ada di sekitar pinggiran jalan kota Serang

Hari sudah menjelang malam dan kami pun mengantarkan relawan kembali ke rumah rumah dunia yaitu kang Igun, yang bisa di panggil dengan nama penanya kang Kaban. saya cuma nunggu di mobil dan kang kombor bersama yang lainnya ikut masuk ke rumah dunia lagi. Katanya di Rumah Dunia sudah disediakan Layar khusus untuk menyaksikan Piala Dunia. Mantap juga tuch? ๐Ÿ™‚

Akhirnya kami pun melanjutkan perjalanan pulang. – THE END

Kumpulan album bisa di lihat di sini:

Setiap update kumpulan album baru tentang perjalanan kunjungan ini akan di update di halaman part 3 ini.

Rasanya Catatan cukup sampai 3 seri aja kali ya. lagian ngapain juga banyak-banyak. ๐Ÿ˜€ sebenarnya ada yang ingin saya bahas tentang wawancara singkat dengan Kang Gol A Gong di rumah dunia. Tapi saya akan membahasnya dengan judul baru. posting ini juga telat satu hari karena kesibukan aktivitas kerja.

Sambil menyiapkan draft buat posting besok. Catatan Kunjungan KBBC Juni 2010 telah selesai ๐Ÿ™‚

Iklan

7 thoughts on “#53: Catatan Kunjungan KBBC Juni 2010 part 3

    • blognya udah saya add di daftar teman bloger pada page “teman bloger” di bagian atas. sengaja saya buat halaman khusus buat tukeran link. karena alasan tertentu tukeran link enggak saya taruh di blogroll

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s