#50: Catatan Kunjungan KBBC Juni 2010 part 1

Hari minggu pagi tadi, komunitas Bloger Benteng Cisadane (KBBC) memiliki agenda kunjungan ke rumah dunia ( rumahdunia.com / rumahdunia.net ) dan Banten Lama. Adapun rencana tersebut, kopdar sekalian jalan-jalan sudah ada sejak jauh-jauh hari yang boleh di bilang mungkin sudah tahunan kali ya. Akhirnya baru sekarang bisa di realisasikan.

Pukul 8.00 wib rata-rata para anggota sudah meluncur dari rumah masing-masing menuju tempat pertemuan di sebuah rest area jalan tol. Saya yang kebetulan numpang mobilnya om Kombor menunggu di perempatan cibadak – Cikupa. Sekitar jam 9.00 wib semua sudah hadir di rest area sekalian saling kenalan singkat dengan para anggota lain yang baru hadir kopdar. kenapa saya bilang kenalan singkat? karena cuma sebentar. Engga lama anggota terakhir datang, Pasukan pun langsung caw! πŸ™‚ alhamdulliah ada 4 tank yang ikut perang, membawa pasukannya masing-masing. Tank pertama di bawa oleh rombongan om kombor, Mbak triyani, mbak Diah dan Om susanto. Daftar hadir sendiri yang tahu cuma om payjo selaku koordinator pasukan.

Kami pun keluar di pintu tol Serang timur dan sempat kebingungan mencari alamat. maklum belum mengetahui medan jalan. Engga lama om kombor menghubungi rekannya yang kebetulan pribumi Serang maka ancer-ancer lokasi sudah ada. Tanpa basa-basi ke 4 tanker elite pun melakukan manuver luar biasa di jalan raya layaknya film hollywood πŸ˜€ pokoknya yang ngehalangi libas.

Tanpa hitungan jam, akhirnya kita tiba di lokasi rumah dunia tempat di mana penulis sang “balada si roy” bermarkas. Kesan pertama yang ada saat datang ialah suasana yang unik dengan adanya buku di mana-mana. seperti tempat perkemahan dunia baca untuk calon prajurit perang yang senjatanya sebuah pena dan keyboard πŸ˜€

Singkat cerita, kami saling memperkenalkan diri dari perwakilan pihak relawan rumah dunia dan pihak KBBC, saling balas pantun alias tanya jawab, dan tidak lupa sharing tentang pengalaman menulis langsung dari sang tuan rumah Gola Gong.

Kebetulan saat kami datang Gola Gong baru saja menelurkan buku terbarunya yang diterbitkan oleh Gong Publishing di mana penerbit tersebut langsung dikelola sendiri oleh Gola Gong bersama tim relawan rumah dunia dan juga beberapa karya indie keluaran lumbung banten πŸ™‚ jika mendengar cara mereka membuat buku tersebut walaupun cuma indie dan layout biasa ternyata ada kerja keras dan kesungguhan di dalamnya membuat kita harus menghargai yang namanya buku.

Saya tertarik dengan buku baru berseri bertema “Be writer” yang kebetulan ada 5 judul dan baru terbit judul pertama. Saya rasa bisa menjadi suplemen buat bloger kali ya? yang selama ini kelamaan vacum atau berdalih dengan istilah gaulnya “hiatus” πŸ˜€

Berhubung saya udah lelah seharian di perjalanan maka akan saya sambung besok dengan 5 seri juga πŸ˜€ sekalian langsung praktek ilmu dari sang guru Gola Gong yaitu oleh-oleh dalam tanda tangannya langsung di buku Be writer seri 1 yang berjudul “Ledakan idemu agar kepalamu nggak meledak” yang saya beli dengan pesan berikut:

Selalu menulis 2 jam/hari

Spontan dalam benak saya langsung teringat lagu. “Okelah kalo begito – Warteg Band

Liputan singkat dari rumah dunia bisa baca di website rumah dunia:
http://rumahdunia.com/isi/2010/06/28/berkunjung-sambil-sumbang-buku

Iklan

10 thoughts on “#50: Catatan Kunjungan KBBC Juni 2010 part 1

  1. Ping-balik: Tapak Asta

  2. Ping-balik: KBBC Berkunjung Rumah Dunia & Situs Banten Lama | siSuro Journey

  3. Ping-balik: #51: Catatan Kunjungan KBBC Juni 2010 part 2 « Personal Daily

  4. Ping-balik: #27. Laporan Kopdar ke Rumah Dunia « Payjo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s