Blog diary vs Blog niche

Menjadi blogger sangat mudah, punya blog dan punya hobby menulis sudah jadi modal awal menjadi blogger. Tapi apa cuma itu? Khan siapa pun bisa, lalu apa seseorang yang punya blog dan mengisi blognya dengan curhat-curhat pribadi yang ga penting bisa di sebut blogger?

Menurutku, ya tentu itu bisa di sebut blogger atau blog owner. Permasalahan utamanya jenis / genre apa blognya?

Personal atau Niche tema yang di pakainya?

Saya tidak akan membahasnya lebih dalam sekarang, di lain kesempatan akan saya kupas topik ini.

Oke, setelah dapat gambaran di atas, kembali pada blog saya saat ini di sini. Kesimpulannya saya sulit fokus pada tema yang saya pakai yaitu blog personal di mana yang saya bahas adalah catatan keseharian pribadi saya, that all. Namun pada kenyataannya saya tidak konsisten dalam memposting topik yang di angkat. Padahal saya sudah berencana untuk mempostingnya pada blog lain yang bertema sama dengan topik. Ya, mungkin ini terjadi pula pada blog rekan-rekan semua khan?

Keuntungan blog yang bersifat khusus (niche) ialah mudah di kenali oleh pengunjung daripada blog yang campur sari, entah topiknya, atau bahkan bahasanya, kadang pakai bahasa indonesia, kadang english. Hanya untuk sebuah pay per review karena sudah memiliki nilai statistik high level.

Gimana? Udah ada bayangan makna dari judul yang saya angkat ini. blog diary vs blog niche

Iklan

2 thoughts on “Blog diary vs Blog niche

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s